Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML #1

Hukum Mendidik Anak dalam Islam Sesuai Al Qur'an dan Hadist

Hukum mendidik anak dalam islam merupakan ibadah dan wajib hukumnya sesuai petunjuk Allah dalam Al Qur'an yang membahas tentang kewajiban orang tua mendidik anaknya. Anak merupakan anugerah yang semestinya orang tua benar-benar memberikan pendidikan terbaik bagi masa depan anak-anaknya.

Terdapat aturan tentang peran orang tua dalam mendidik anak. Dalam al Qur'an dan hadits tertuang ketentuan dari segi agama terkait fungsi dan peran orang tua dalam membersamai tumbuh kembang anak. Peran orang tua untuk pendidikan anak dapat dilakukan dengan pembiasaan, pemberian motivasi, keteladanan, pemberian nasehat hingga memberi hukuman yang mendidik.



Ketentuan dan Hukum Mendidik Anak dalam Islam yang Perlu Diketahui

Dalam Islam, pendidikan usia dini merupakan pijakan pertama untuk menentukan langkah awal kehidupan. Rasulullah SAW bersabda dalam hadits bahwa setiap bayi yang lahir dalam keadaan fitrah maka orang tuanya yang menjadikannya ia seorang Nasrani, Yahudi, ataupun Majusi (HR. Bukhari).

Mengapa pendidikan sangat penting untuk anak? Melihat dari hadits shahih tersebut bahwasanya manusia memiliki sifat pembawaan sejak lahir yang begitu kokoh di atas islam.

Baca juga: Cara Menyambut Kelahiran Bayi Dalam Islam

Tentunya harus ada pendidikan dan tindakan dari orang tua untuk mencetak anak menjadi seorang anak yang sholeh sholehah sesuai dengan syariat Islam.

Dalam menerapkan dan mewujudkan hal tersebut tentunya orang tua perlu memberikan pengajaran dan pendidikan sesuai dengan konsep islam.
Mengajarkan Akhlak dan Adab

Hukum mendidik anak dalam islam di keluarga adalah madrasah pertama untuk perkembangan anak. Tempat dimana anak memperoleh sesuatu akhlak dan adab yang menjadi pondasi kuat dalam berinteraksi dengan lingkungan nantinya.

Baik etika, adab, dan akhlak diajarkan kepada anak baik kepada Allah SWT, kepada Rasulullah dan sesama manusia. Sehingga nantinya sang anak mampu menyesuaikan dengan lingkungan dan memiliki pendirian dan kepribadian teguh dan kuat dalam menghadapi masa depan.
Mengajarkan Tauhid

Salah satu landasan paling penting adalah Tauhid. Mengajarkan pendidikan tauhid adalah yang paling utama. Seperti halnya dalam Al Qur'an surat Luqman ayat 13 yang menyebutkan tentang larangan anak menyekutukan Allah.

Membiasakan Anak untuk Beribadah


Memperkenalkan dan mengajarkan agama sejak dini adalah suatu keharusan. Dalam islam, orang tua dapat mengajarkannya dengan menyertakan anak dalam kegiatan ibadah sehari-hari.

Jika anak terbiasa sedari kecil maka hal ini akan terbiasa dan terbawa hingga mereka besar nanti. Orang tua dapat mengajarkan tata cara shalat, berpuasa, dan ibadah sunnah lainnya.
Memberikan Lingkungan yang Baik

Salah satu hukum mendidik anak dalam islam yang karakter anak dalam islam adalah memberikan lingkungan yang baik. JIka orang tua memberikan lingkungan yang baik maka anak akan terbentuk menjadi pribadi yang baik.

Begitu juga sebaliknya. Jika orangtua memiliki lingkungan yang buruk maka anak dapat terpengaruh hal negatif dari lingkungan. Orang tua hendaknya memberikan lingkungan yang mendukung untuk kemajuan dan membentuk karakter diri semakin lebih baik lagi.

Sikap Lembut dan penuh Kasih Sayang


Mendidik anak secara islam adalah dengan cara lemah lembut dan mengasihi anak-anak mereka. Dengan pendidikan sejak dini dengan kasih sayang dan kelembutan akan memberikan pengaruh baik bagi perkembangan anak.

Namun dalam kelembutan dan cinta kasih juga perlu mengembangkan dengan ketegasan. Ketegasan yang mendidik bukan menghardik.

Orangtua juga harus bersikap adil terhadap anak-anaknya baik dalam materi maupun perhatian. Hal ini mempengaruhi emosional anak. Jangan sampai ada yang merasa tersisihkan. Memberikan perhatian dan kasih sayang yang adil menjadi salah satu hal yang utama. Hukum mendidik anak dalam islam adalah wajib.